Penggemar Liverpool Indonesia Buat Video Sebagai Kampanye Empati

Penggemar Liverpool Indonesia Buat Video Sebagai Kampanye Empati



Jakarta - Sebanyak 92 penggemar Liverpool asal Indonesia membuat video dengan menyanyikan lagu Youll Never Walk Alone (YNWA) sebagai kampanye empati kepada para petugas medis dan semua pihak dalam menghadapi pandemi COVID-19.



"Awalnya ada ide dari kawan kami di Rusia, lalu kami ajak rekan-rekan dalam Grup Whats App untuk menyumbangkan video sederhana bernyanyi Youā€™ll Never Walk Alone. Tak disangka, dalam waktu tiga hari bisa masuk 96 video,ā€¯ kata Ignatius Indro, salah seorang pengisi video tersebut dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.



Indro menambahkan ajakan menyanyikan lagu kebesaran penggemar Liverpool itu, karena lagu tersebut selalu dinyanyikan para penggemar The Reds di stadion sebelum dan sesudah para pemain berlaga di lapangan.



Selain itu, lirik YNWA sangat pas. Mengajarkan optimisme bahwa kita harus tegar menghadapi badai ujian ini. Bahwa di akhir semua ini akan ada pelangi dan tawa kemenangan,ā€¯ katanya mengenai lagu karya grup musik asal Liverpool Gerry and The Pacemakers.



Para pengisi suara dan penampil di video berdurasi enam menit itu berasal dari beragam lokasi dan profesi. Mereka mengambil gambar dari Banda Aceh sampai Intan Jaya di Papua.



Selain itu terdapat juga penampil dari Sheffield di Inggris, Moskow di Rusia, dan Seattle di AS.



Beberapa nama yang menjadi kontributor gerakan ini antara lain anggota BPK RI Achsanul Qosasi, anggota Ombudsman RI Alvin Lie, anggota DPR RI Rahmad Handoyo, komisioner KPU RI Ilham Saputra, komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, komentator M. Kusnaeni dan Hardimen Koto, seksolog Zoya Amirin, praktisi legal Yeni Fatmawati, penyanyi Ari Lasso, sutradara film Andibachtiar Yusuf dan analis politik Hendri Satrio.



Kami berharap, sumbangsih kecil ini dapat memberi semangat kepada dunia bahwa kita akan mampu mengatasi masalah besar ini secara bersama-sama. Dengan optimistis dan bergandeng tangan saling menguatkan, kita percaya akan melihat cahaya di ujung kegelapan,ā€¯ kata Achsanul Qosasi, salah seorang kontributor gerakan ini yang juga merupakan Presiden klub Madura United.



Hingga kampanye ini dirilis, COVID-19 telah melanda 187 negara dengan total kasus, dan menyebabkan kematian lebih dari 14 ribu jiwa di seluruh dunia.



Di Indonesia, COVID-19 mengakibatkan 686 kasus positif, dengan 30 orang sudah dinyatakan sembuh dan 55 orang meninggal dunia.



 


Tags
-





   Berita Sepak Bola Lainnya