Perkenalkan Persib B, Tim Satelit Milik Persib di Liga 2

Perkenalkan Persib B, Tim Satelit Milik Persib di Liga 2



Sepak mula Liga 2 2019 akan digelar akhir pekan ini. Merujuk ketetapan yang sudah disampaikan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi, sepak mula kompetisi level kedua Tanah Air akan dilakukan pada 15 Juni mendatang.

Sebanyak 21 tim yang dibagi ke dalam dua wilayah akan ikut andil. Akan tetapi, dari banyaknya klub partisipan, Blitar United sempat menyatakan menarik diri dari Wilayah Timur.

Usut punya usut, mundurnya Blitar United lantaran sudah diakuisisi oleh PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) yang merupakan pengelola Persib Bandung. Ya, melalui surat yang disampaikan oleh Blitar United kepada PSSI bernomor 1815/UDN/401/VI-2019 tertanggal 3 Juni 2019 lalu, Persib akhirnya memiliki dua klub.

Kendati demikian, hingga saat ini manajemen PT PBB masih belum menyampaikan kepada publik terkait klub yang rencananya akan berganti nama menjadi Bandung B ini. Informasi ini malah lebih dulu disampaikan oleh pelatih Persib, Roberts Rene Alberts.

''Bandung B bisa dikatakan adalah tim kedua Persib. Saya kira adanya tim ini jadi berguna juga untuk mengembangkan talenta pemain muda yang ada di Persib. Saya berpikir kalau langkah manajemen untuk memiliki dua klub juga baik," ujar Rene Alberts.

"Karena Persib adalah klub besar di Indonesia, kami punya 30 pemain, 10 pemain di antaranya tidak bisa bermain secara reguler, dan saya kira mereka yang minim mendapat kesempatan bermain bisa main di Bandung B untuk mengembangkan diri sebelum bisa main ke tim utama,'' katanya.

Jika berbicara regulasi, Liga 2 memang mengedepankan para pemain muda untuk unjuk gigi. Sebab, rata-rata usia pemain yang boleh mentas dibatasi usia maksimal 25 tahun. Akan tetapi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator juga membolehkan klub peserta untuk menggunakan jasa pemain di atas usia maksimum sebanyak tiga pemain.

Perubahan juga terjadi pada regulasi Liga 2 musim ini yang mengizinkan pemain naturalisasi untuk didaftarkan. Karena itu, Persib berencana akan memainkan Fabiano Beltrame--yang saat ini masih mengurus proses naturalisasinya--di Bandung B.

Meski demikian, kehadiran Bandung B yang terkesan mendadak ini, menyisakan masalah belum adanya pemain yang didaftarkan. Akan tetapi, mereka masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan pemain hingga 14 Juni mendatang.

''Soal pemain memang kami masih dalam tahapan seleksi. Tetapi, kalau soal pelatih kepala, Bandung B sudah punya sosok Liestiadi yang dulu merupakan asisten saya di Arema FC beberapa tahun lalu. Saya pikir dia adalah sosok yang pas karena memiliki pengalaman, baik di level Tim Nasional, lalu dia juga pernah melatih Persipura Jayapura, PSMS Medan dan juga Gresik United," ucap Rene Alberts.

Meski demikian, nama Bandung B tampaknya belum bisa dipakai pada musim ini. Merujuk kepada kasus Badak Lampung FC yang masih harus menyematkan nama Perseru, Bandung B juga diperkirakan mesti tetap memakai nama Blitar United pada musim 2019. (kumparan)


Liga Dalam Berita Ini:
   Indonesia  GO-JEK Liga 1
Team Berita Ini:
 Persib Bandung





   Sepakbola Indonesia Lainnya